8 Contoh Kwitansi Jual Beli Tanah yang Sah & Cara Membuatnya!

Trikves.com – Sebagaimana diketahui, kehadiran kwitansi mempunyai peranan cukup penting dalam berbagai macam jenis transaksi, sebagai contoh yaitu transaksi jual beli tanah. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya kwitansi bisa menjadi sebuah bukti pembayaran yang memiliki kekuatan dimata hukum apabila dibubuhi material serta tanda tangan.

Secara garis besarnya, kwitansi ialah bentuk bukti pada sebuah transaksi yang di dalamnya tertulis informasi penting mengenai benda ataupun jasa yang telah terima serta rincian penjual dan pembeli pada transaksi tersebut. Mengingat harga tanah yang tidak murah, maka kwitansi sangatlah penting sebagai bukti kepemilikan secara administrasi.

Namun sayangnya, masih ada sebagian besar orang di luar sana yang mengeluhkan bahwa mereka tidak bisa membuat kwitansi jual beli tanah. Sebenarnya, cara membuat kwitansi jual beli tanah dapat dilakukan dengan mudah asalkan mengetahui bagaimana tahapan-tahapannya, format penulisan serta beberapa komponen penting lainnya.

Oleh sebab itu, apabila Sobat Trikves hendak membuat kwitansi atas transaksi jual beli tanah, ada baiknya pahami terlebih dahulu contoh-contohnya. Nah, untuk membantunya di bawah ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai contoh kwitansi jual beli tanah untuk semua jenis dilengkapi dengan tips aman pada saat mengisinya.

Apa Itu Kwitansi Jual Beli Tanah?

Apa Itu Kwitansi Jual Beli Tanah

Sebelum membahas poin utama mengenai contoh kwitansi jual beli tanah lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kwitansi jual beli tanah merupakan dokumen alat bukti pembayaran ataupun penerimaan sejumlah uang dalam transaksi pembelian tanah.

Dimana adanya kwitansi tersebut bisa memudahkan pencacatan arus kas yang masuk dan keluar di dalam pembukuan, entah itu secara pribadi ataupun pada sebuah organisasi (perusahaan). Pada umumnya, kwitansi jual beli tanah sendiri menerangkan beberapa informasi seperti kop perusahaan/instansi/lembaga/toko, nomor kwitansi, nama pemberi uang hingga jumlah uang.

Fungsi Kwitansi Jual Beli Tanah

Secara garis besarnya, kwitansi jual beli tanah berfungsi atau berperan sebagai tanda bukti sebuah transaksi pembelian yang kuat di mata hukum. Selain itu, kwitansi jual beli tanah juga sebenarnya mempunyai beberapa fungsi lainnya. Daripada penasaran, di bawah ini adalah sejumlah fungsi kwitansi jual beli tanah.

  • Sebagai tanda bukti bagi pembeli bahwa mereka telah menyerahkan uang kepada penjual.
  • Sebagai tanda bukti bagi penjual bahwa mereka telah menerima uang dari pembeli.
  • Sebagai alat bukti surat atau dokumen yang dapat dihadirkan di persidangan apabila nantinya terdapat gugatan maupun masalah.

Jenis Kwitansi Jual Beli Tanah

Ketika hendak mencari tahu bagaimana contoh kwitansi jual beli tanah, pastinya Anda juga harus mengetahui apa saja jenis-jenisnya. Di Indonesia sendiri sebenarnya kwitansi mempunyai beberapa jenis yang membedakannya, namun untuk kwitansi jual beli tanah sendiri hanya terdiri dari tiga jenis, diantaranya yaitu seperti berikut ini.

1. Kwitansi Transfer Uang

Jenis kwitansi pada transaksi jual beli tanah pertama yaitu kwitansi transfer uang. Biasanya jenis kwitansi ini dipakai dalam transaksi pembayaran melalui pihak perbankan. Dimana di dalam kwitansi transfer uang tertera dengan jelas nomor rekening penerima.

2. Kwitansi Serah Terima Uang

Kemudian jenis kwitansi jual beli selanjutnya yaitu kwitansi serah terima uang. Di dalam kwitansi serah terima uang biasanya bisa menerangkan jumlah uang yang diserahkan kepada seseorang/perusahaan/lembaga. Dengan begitu, penggunaannya akan dianggap sebagai bukti transaksi sah dan disetujui oleh kedua belah pihak.

3. Kwitansi Bukti Pembayaran

Kwitansi bukti pembayaran menjadi jenis terakhir yang termasuk ke dalam kwitansi jual beli tanah. Hampir sama seperti kwitansi serah terima uang, kwitansi bukti pembayaran biasanya bisa mencantumkan jumlah uang untuk transaksi informasi pembayar ataupun pemberi uang. Dimana bukti pembayarannya sendiri dapat berupa angsuran, cicilan ataupun pelunasan.

Format Kwitansi Jual Beli tanah

Sama halnya pada pembuatan surat perjanjian sewa ruko, di dalam contoh kwitansi jual beli tanah juga terdapat beberapa komponen atau aspek penting yang perlu diperhatikan, khususnya mengenai format penulisannya. Agar lebih jelasnya, di bawah ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai format kwitansi jual beli tanah.

  • Nomor kwitansi.
  • Nama lengkap.
  • Tujuan pembayaran.
  • Tempat dan tanggal.
  • Nama lengkap penerima uang.
  • Cap serta stempel.
  • Materai.

Contoh Kwitansi Jual Beli Tanah

Setelah mengetahui seluk beluk mengenai kwitansi jual beli tanah seperti pengertian, fungsi atau kegunaan hingga jenis-jenisnya, selanjutnya Anda juga harus mengerti bagaimana contoh suratnya. Seperti sudah disinggung sebelumnya, kwitansi jual beli tanah sebenarnya dibedakan berdasarkan tujuan pembuatannya.

Oleh sebab itu, kini sudah tersedia cukup banyak contoh kwitansi jual beli tanah dengan beberapa format namun tetap sah di mata hukum. Adapun sejumlah contoh kwitansi jual beli tanah diantaranya yaitu seperti berikut ini, entah itu dalam bentuk dokumen Word, digital, surat dan lain sebagainya.

1. Contoh Kwitansi Format Word

Contoh Kwitansi Format Word

2. Contoh Kwitansi Digital

Contoh Kwitansi Digital

3. Contoh Kwitansi Serah Terima Uang

Contoh Kwitansi Serah Terima Uang

4. Contoh Kwitansi Transfer Uang

Contoh Kwitansi Transfer Uang

5. Contoh Kwitansi Pelunasan Tanah

Contoh Kwitansi Pelunasan Tanah

6. Contoh Kwitansi DP Pembelian Tanah

Contoh Kwitansi DP Pembelian Tanah

7. Contoh Kwitansi Ganti Rugi Tanah

Contoh Kwitansi Ganti Rugi Tanah

8. Contoh Kwitansi Perdamaian Sengketa Tanah

Contoh Kwitansi Perdamaian Sengketa Tanah

Cara Membuat Kwitansi Jual Beli Tanah

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai beberapa contoh kwitansi jual beli tanah untuk transaksi yang berbeda-beda. Bagi yang belum pernah membuat sebuah kwitansi sama sekali, sebaiknya Anda harus belajar supaya bisa lebih mengertinya. Nah, di bawah ini adalah tata cara membuat kwitansi jual beli tanah.

  1. Siapkanlah satu lembar kwitansi kosong beserta sebuah materai.
  2. Perhatikan setiap format pengisian dari kwitansi yang ingin dibuat.
  3. Tentukan tujuan dari pembuatan kwitansi.
  4. Sebagai contoh, jika ingin membeli sebuah tanah dan melakukan pembayaran DP dari tanah tersebut, maka Anda harus menjelaskan di dalam kwitansi bahwa Anda sudah melakukan pembayaran DP tanah sesuai perjanjian dan disepakati oleh kedua belah pihak, yaitu penjual serta pembeli.
  5. Jangan lupa untuk membubuhkan tanda tangan beserta stempel (jika ada) di atas materai sebagai pelengkap dan menjadi sebuah bukti transaksi yang sah di mata hukum.

Tips Aman Mengisi Kwitansi Jual Beli Tanah

Memang benar bahwa pembuatan kwitansi jual beli tanah sesuai dengan contoh di atas tergolong mudah untuk dilakukan. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika hendak membuat kwitansi jual beli tanah. Oleh karena itu, di bawah ini akan dijelaskan mengenai tips aman mengisi kwitansi jual beli tanah.

  • Jangan meneken kwitansi kosong supaya bukti tanda tangan tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
  • Perhatikan juga pada saat menulis nama lengkap, entah itu penerima ataupun pemberi uang.
  • Cantumkan nama tempat serta tanggal transaksi yang berdekatan dengan tanda tangan penerima uang.
  • Apabila nilai transaksi cukup besar dan harus dibubuhi materai, sebaiknya tanda tangan harus mengenai kwitansi.

Kesimpulan

Itulah sekiranya penjelasan dari Trikves.com seputar contoh kwitansi jual beli tanah untuk semua jenis dilengkapi dengan cara hingga tips aman membuatnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak membuat kwitansi untuk transaksi jual beli tanah.

Sumber gambar : suratresmi.com, liputanteknologi.com, slideshare.net, nesabamedia.com