Rumus & Cara Menghitung Bunga Majemuk Tabungan

Cara Menghitung Bunga Majemuk Tabungan – Aneka ragam istilah dalam dunia bisnis & ekonomi memang terkadang membuat kita sebagai masyarakat awam cukup dibuat bingung. Terlebih, dengan adanya peningkatan sektor bisnis & ekonomi yang semakin hari semakin meningkat.

Dimana salah satu istilah yang mungkin cukup sering kita dengar adalah suku bunga / bunga. Menariknya di dalam penerapan / penggunaannya, setidaknya ada beberapa jenis bunga yang akan diberikan perusahaan kepada para nasabah mereka.

Satu dari banyaknya jenis bunga yang ada dan mungkin bisa dibilang merupakan bunga paling menguntungkan adalah “bunga majemuk”. Mengingat pemberian bunga jenis ini bukan sekedar melihat investasi awal, melainkan ada banyak faktor yang dapat membuat keuntungan lebih berlipat.

Dengan keuntungan yang akan diperoleh lebih besar, tentunya tidak sedikit nasabah yang ingin mengetahui dan menghitung bunga majemuk dari investasi awal yang dilakukan. Namun seperti apa rumus dan bagaimana cara menghitung bunga majemuk tabungan?.

Apa Itu Bunga Majemuk Tabungan?

Setelah sebelumnya membahas tentang apa itu capital gain, untuk melanjutkan pembahasan kali ini. Mungkin ada dari kalian yang belum tahu apa itu bunga majemuk tabungan. Oleh karena itu disini akan trikves jelaskan lebih dulu apa yang dimaksud dengan bunga majemuk tabungan itu.

Sebenarnya cara menghitung bunga majemuk tabungan bisa dibilang cukup mudah dilakukan, karena rumus perhitungannya sudah ditentukan. Namun sebelum kita bagikan rumus dan cara melakukan perhitungan bunga majemuk tabungan, berikut penjelasan tentang apa itu bunga majemuk.

Melansir dari berbagai sumber, bunga majemuk tabungan adalah bunga yang diberikan kepada nasabah dengan menghitung berdasarkan pokok awal. Bahkan bukan hanya itu saja, seperti kami singgung di awal bunga majemuk dapat memberikan keuntungan lebih.

Hal tersebut karena perhitungan suku bunga jenis ini juga didasarkan pada semua bunga akumulasi dari deposito / pinjaman periode sebelumnya. Dengan begitu ini akan membuat nilai bunga di setiap periodenya akan berbeda-beda dan tidak akan pernah sama.

Faktor Penentu Bunga Majemuk

Meski menjadi salah satu jenis bunga yang paling menguntungkan dalam deposito atau tabungan dan investasi. Akan tetapi tentunya untuk bisa menikmati semua fitur yang terdapat di dalamnya ada setidaknya beberapa faktor penentu bunga majemuk tabungan, diantaranya seperti:

1. Jangka Waktu

Faktor penentu pertama yang sudah pasti akan dapat mempengaruhi nilai bunga majemuk adalah jangka waktu. Dimana jangka waktu / rentang waktu investasi yang panjang akan membuat kita sebagai nasabah bisa merasakan keuntungan yang lebih besar.

2. Bunga

Erat kaitannya dengan nilai / nominal bunga yang ada saat ini. Jelas dengan adanya suku bunga yang tinggi yang diberikan oleh lembaga keuangan / bisnis ekonomi tertentu otomatis akan membuat kontribusi yang diterima semakin baik.

3. Frekuensi

Dan faktor penentu lain dari bunga majemuk adalah frekuensi. Yah, jumlah pembayaran bunga yang dilakukan hampir setiap tahun tentu akan menjadi penentu berapa % bunga yang akan diterima. Karena dalam penerapannya bunga akan selalu dibayarkan sesuai interval yang telah ditentukan (1, 3 / 6 bulan).

Rumus Perhitungan Bunga Majemuk Tabungan

Nah untuk dapat melakukan perhitungan bunga majemuk tabungan. Maka hal utama yang harus kita pahami yakni terkait rumus perhitungan dan juga cara perhitungan bunga tunggal terlebih dulu. Dimana untuk menghitung bunga tunggal tersebut, rumus yang digunakan adalah:

Bunga = Jumlah Pokok Investasi / Pinjaman x Suku Bunga Berlaku

Maka bila kita mengacu pada rumus tersebut, otomatis keuntungan yang akan didapat pada bunga tunggal akan menyesuaikan dengan tenor / jangka waktu pinjaman. Sehingga di dapatlah rumus bunga total yang dihitung dengan rumus:

Bunga Tunggal Total = Jumlah pokok Investasi x Suku Bunga x Jangka Waktu

Dari sini baru kita bisa menemukan rumus dalam perhitungan bunga majemuk tabungan. Dimana secara garis besar rumus yang digunakan tetap sama. Hanya saja berbeda pada bagian besaran bunga yang akan ditambah berdasarkan durasi yang bertambah setiap waktunya.

Jadi bila ditanya seperti apa rumus menghitung bunga majemuk tabungan, maka berikut adalah rumus yang dapat digunakan:

Total pengembalian investasi =

Modal awal x [((1+bunga)/jumlah periode bunga) dipangkatkan pangkat periode bunga x waktu]

atau jika kita lihat secara singkat maka rumusnya adalah

FV= P(1+i/c)nxc

  • FV: nilai investasi di masa depan
  • P: pokok investasi
  • i: suku bunga tahunan
  • c: frekuensi pemajemukan (seberapa sering bunga dimajemukkan setiap tahunnya)
  • n: jangka waktu investasi (tahun)

Cara Menghitung Bunga Majemuk Tabungan

Sebagai contoh penerapan rumus menghitung bunga majemuk tabungan. Berikut akan kami simulasikan cara menghitung bunga majemuk tabungan yang bisa kalian perhatikan di bawah ini.

Dalam sebuah kasus, A (nasabah) melakukan penyetoran investasi ke rekening tabungan senilai $5.000 dan membiarkan saldo tersebut selama 12 tahun. Dan dalam hal ini bank memberikan suku bunga sebesar 3.45% setiap tahunnya.

Maka perhitungan yang bisa dilakukan yakni

  • 3,45%/100 = 0,0345
  • FW = P(1+i/c)nxc
  • FW = $5.000 (1+0,0345/12)2×12
  • 0,0345/12 = 0,002875
  • 1+0,002875 = 1,002875
  • 2×12 = 24
  • 1,00287524 = 1.0715
  • FW = $5.000 x 1.0715
  • FW = $5.357,5

Dari perhitungan di atas maka di dapatkah nilai bunga majemuk tabungan akhir sebesar $5.357,5.

Kesimpulan

Nah seperti itulah kiranya penjelasan singkat tentang rumus dan cara menghitung bunga majemuk tabungan. Semoga apa yang sudah trikves.com bagikan dan di atas bisa menjadi referensi menarik dan membantu.

Yang jelas dalam perhitungan tersebut, kita bisa melihat bahwa rumus yang digunakan bukanlah rumus yang memang mudah untuk dipahami. Namun dengan rumus tersebut jelas kita bisa tahu berapa nilai bunga majemuk yang akan kita dapatkan.