Bisnis Offline

15 Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan dan Atraktif 2022

Trikves.com – Kegiatan ekspansi usaha akan lebih mudah dilakukan saat mengetahui cara mempromosikan produk secara lisan. Jadi proses penyebaran informasi dapat berjalan lancar.

Dalam menjalani sebuah usaha maupun bisnis memang diperlukan upaya besar guna mengembangkannya. Salah satunya dengan memahami cara mempromosikan produk secara lisan.

Sejak zaman dahulu cara mempromosikan produk secara lisan memang terbukti ampuh untuk menambah jumlah konsumen dalam sebuah bisnis. Namun bagaimana menerapkannya di era ini?

Demi menjawab rasa penasaran tersebut, maka pada kesempatan kali ini kami akan membahas cara mempromosikan produk secara lisan. Tentu informasi pada pembahasan kali ini bermanfaat bagi Sobat Trikves.

Rumus Sederhana Dalam Mempromosikan Produk

Sebelum mulai pada cara mempromosikan, setidaknya anda harus mengetahui rumus sederhana pada kegiatan promosi. Rumus dari kegiatan promosi tersebut biasa disingkat PMHKA.

Meski terdengar sederhana, faktanya rumus ini bisa membuat proses promosi secara lisan jadi lebih berbobot. Berikut beberapa rumus sederhana dalam mempromosikan sebuah produk.

1. P (Perhatian)

Pada dasarnya mempromosikan sebuah produk merupakan upaya untuk menarik perhatian konsumen. Agar perhatian dapat tertuju pada produk, maka setidaknya buatlah semacam kalimat clickbait positif.

Buatlah kalimat singkat menarik yang mampu mempromosikan produk anda. Perlu diingat bahwa semua orang adalah konsumen, maka dari itu hindari kalimat clickbait berpotensi menyakiti suatu pihak.

2. M (Minat)

Pada dasarnya konsumen membeli sebuah produk sebagai solusi atas masalah yang mereka alami. Dalam mempromosikan barang dagangan secara lisan, selalu ceritakan masalah pada konsumen.

Setelah masalah tersebut diutarakan, langsung jelaskan bahwa produk usaha tersebut merupakan solusi. Secara tidak langsung, penjual sedang menggali minat konsumen guna membeli produk dagangan.

3. H (Hasrat)

Perlu diingat bahwa setiap produk tidak hanya memenuhi kebutuhan manusia secara fisik, tetapi juga kebutuhan emosional. Kebutuhan emosional tersebut dapat berupa perasaan dari seseorang.

Lantas bagaimana menggambarkan sebuah rasa secara lisan? Sebelum mempromosikan produk, lihatlah fungsinya. Misalnya saja Helm memberikan rasa aman pada penggunanya.

4. K (Keyakinan)

Mempromosikan sebuah produk sama halnya dengan menghilangkan keraguan konsumen. Cobalah ubah keraguan tersebut agar menjadi suatu kepercayaan. Sertakan data penunjang saat promosi secara lisan.

Manfaatkan testimoni, data penjualan, atau hal apapun yang dirasa valid untuk menguatkan narasi lisan. Pada dasarnya konsumen lebih mudah percaya dengan sebuah cerita apabila terdapat faktanya.

5. A (Aksi)

Setelah konsumen dirasa sudah luluh saat penjual mempromosikan produk, maka lakukan sebuah tindakan. Arahkan secara jelas bagaimana seorang konsumen mampu mendapatkan sebuah produk.

Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan dan Menjual

Setelah mengetahui rumus sederhana dalam mempromosikan produk, maka tibalah saatnya membahas cara yang dapat dilakukan. Berikut beberapa cara lisan dalam mempromosikan sebuah produk.

1. Fokus Pada Keuntungan Produk Sebagai Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan

Kesalahan terbesar dari seorang penjual adalah membanggakan fitur saat mempromosikan produk. Padahal tidak banyak konsumen peduli terhadap cara tersebut.

Cobalah ubah penjelasan “Fitur” menjadi “Keuntungan” dalam produk. Penjual juga bisa menjelaskan manfaat dari penggunaan produk tersebut secara rinci.

Misalnya contoh mempromosikan sebuah produk sabun mandi secara lisan. Jangan jelaskan bahan pembuatan sabun mandi tersebut. Namun jelaskan manfaat dan keuntungan dari penggunaan sabun mandi.

2. Jelaskan Perubahan Sebagai Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan

Perlu diingat kembali bahwa konsumen membeli sebuah produk sebagai solusi. Jadi posisikan diri anda sebagai konsumen juga dan bukan pihak yang mempromosikan produk secara lisan.

Konsumen tidak membeli produk bor, melainkan lubang di tembok atau dinding. Konsumen tidak membeli mesin cuci, melainkan banyak baju bersih dalam waktu yang singkat.

Seperti itulah gambaran dari sebuah perubahan yang dihasilkan oleh produk anda. Cara ini terbukti efektif dalam memberikan contoh promosi yang menarik.

3. Buatlah Cerita Sebagai Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan

Cerita merupakan salah satu cara efektif dalam mempromosikan sebuah produk secara lisan. Tentu setiap hari anda bercerita serta mendengarkan cerita dari berbagai sumber.

Buatlah cerita dari produk yang dapat diterima oleh nalar manusia. Susun logika sehingga barang dagangan memang nyata manfaatnya bagi konsumen. Dengan demikian, proses mempromosikan produk dapat berjalan dengan lancar.

4. Memahami Gesture Sebagai Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan

Pada dasarnya anda dapat memahami suasana hati dari konsumen pada saat proses mempromosikan produk berlangsung. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah memahami gerak gerik konsumen.

Apabila konsumen fokus memperhatikan barang dagangan anda, maka jagalah jarak. Waktu yang tepat untuk mempromosikan produk secara lisan adalah saat konsumen mulai penasaran.

Rasa penasaran dapat tergambar dari seseorang saat mulai mencoba melihat produk dari berbagai sisi. Saat itulah, anda dapat memulai aksi promosi secara lisan.

5. Katalog Sebagai Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan

Penjelasan secara lisan terkadang hanya memberikan gambaran dari sebuah imajinasi pelanggan. Maka dari itu setidaknya penjual harus menyediakan brosur dan katalog.

Brosur serta katalog terkadang mampu membantu penjual dalam membangun narasi secara lisan. Alhasil, calon pembeli akan merasa yakin terhadap produk yang ditawarkan.

Namun buatlah katalog serta brosur dengan kualitas terbaik. Pasalnya pelanggan akan melihat-lihat barang dagangan anda dari selembar kertas tersebut.

Contoh Kalimat Promosi Secara Lisan

Setelah mengetahui beberapa cara dalam mempromosikan sebuah barang dagangan, maka kami akan memberikan contoh kalimat menawarkan produk secara langsung. Berikut contoh kalimatnya.

1. Produk Elektronik

Permisi, Bapak. Apakah sudah pernah mencoba Kursi Pijat Pelepas Penat? Kebetulan di gerai kami hari ini tersedia produknya. Selain dapat mengatasi rasa lelah, produk kami juga berfungsi untuk melancarkan peredaran darah. Alhasil, tubuh jadi terasa lebih segar setelah beraktivitas seharian.

Selamat datang, Ibu. Apakah sedang mencari Kulkas Berkualitas Harga Pas? Silahkan brosur dan katalog produknya, mungkin dapat membantu Ibu menentukan pilihan. Semua produk dijamin hemat listrik. Makanan dan minuman tetap segar meski disimpan lama di dalamnya.

2. Produk Makanan

Permisi Kak, sudah pernah mencoba Keripik Pedas Puas sebelumnya? Kebetulan hari ini kami menyediakan stok terbatas. Camilan ini cocok untuk menemani waktu bersantai bersama orang-orang tersayang. Silahkan dipesan sebelum kehabisan.

3. Produk Gadget

Permisi Kak, apakah sedang mencari Smartphone dari Brand ternama? Apabila diperkenankan, bolehkah kami mengetahui tujuan penggunaannya? Inilah rekomendasi produk dari kami, Kak. Smartphone berkelas, hasil foto berkualitas, dan penggunaan berjam-jam tanpa perlu charge baterai.

4. Produk Kecantikan

Ada yang bisa kami bantu, Kak? Kebetulan produk yang Kakak cari sedang kosong. Apabila berkenan, kami juga menyediakan produk kecantikan dari brand lain dengan fungsi serupa. Penggunaannya dijamin aman karena sudah mendapatkan izin rilis dari BPOM. Selain mempercantik wajah, penggunaan produk juga mampu mengencangkan kulit.

Kesimpulan

Beberapa cara mempromosikan produk secara lisan sangatlah sederhana bukan? Cukup lakukan cara di atas agar proses promosi dapat membuahkan hasil memuaskan.

Apabila anda masih membutuhkan sebuah referensi bisnis, maka cobalah kunjungi pembahasan kami sebelumnya tentang Peluang Usaha Makanan Ringan. Jadi, Sobat Trikves bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Ari

Layanilah orang tuamu seperti raja, maka rezekimu juga akan menjadi seperti raja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.