Bisnis Offline

15+ Kelebihan dan Kelemahan Bisnis Frozen Food Penting Diketahui 2022

Trikves.com – Mengetahui kelebihan dan kelemahan bisnis frozen food akan sangat membantu dalam memulai suatu usaha. Namun benarkah bisnis makanan beku satu ini memiliki kelemahan?

Memahami medan merupakan salah satu cara terbaik agar terhindar dari risiko berperang. Begitu juga dengan memahami kelebihan dan kelemahan bisnis frozen food yang sedang viral belakangan ini.

Banyak orang cenderung meremehkan seputar kelebihan dan kelemahan bisnis frozen food. Tentunya hal tersebut dapat berdampak pada pengambilan keputusan saat menghadapi kendala di tengah perjalanan.

Agar anda tidak menjadi salah satunya, maka pada kesempatan kali ini akan kami jabarkan kelebihan dan kelemahan bisnis frozen food. Jadi pastikan Sobat Trikves simak pembahasan topik ini hingga tuntas.

Mengenal Peluang Bisnis Frozen Food

Mengenal Peluang Bisnis Frozen Food

Frozen food merupakan salah satu jenis makanan yang diawetkan melalui proses pembekuan sehingga bisa bertahan lama. Nampaknya makanan satu ini lebih dipilih karena satu kelebihan, yaitu praktis.

Cukup goreng atau hangatkan kembali, maka sebuah hidangan sudah siap tersaji di meja makan. Jadi frozen food sangat membantu bagi beberapa orang yang sibuk serta tidak sempat memasak.

Adanya skema permasalahan di atas membuat peluang bisnis frozen food terbuka lebar bagi banyak orang. Tentu anda juga bisa mendaftarkan diri dan membuka usaha melalui berbagai prosedur kemitraan.

Saat ini sudah banyak brand bisnis frozen food ternama untuk dipilih. Silahkan coba salah satunya dan anda bisa mendapatkan banyak keuntungan melalui bisnisnya.

Namun perlu diingat bahwa tidak ada suatu usaha yang sempurna. Bisnis makanan beku tersebut masihlah memiliki kelebihan dan kelemahan yang dapat dijadikan bahan pertimbangan.

Daftar Kelebihan dan Kelemahan Bisnis Frozen Food

Daftar Kelebihan dan Kelemahan Bisnis Frozen Food

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tidak ada sebuah usaha yang sempurna. Pasti terdapat kelebihan dan kelemahan untuk diantisipasi. Agar dapat memberikan gambaran, berikut beberapa rincian kelebihan dan kekurangan bisnis makanan beku.

1. Kelebihan Frozen Food sebagai Bisnis

a. Bisnis yang Mudah Dirintis

Apabila ditanya tentang bisnis yang mudah dirintis, maka jawabannya adalah menjual produk Frozen Food. Pasalnya pelaku bisnis dapat memilih untuk menjualnya sebagai reseller maupun kemitraan.

b. Modal Awal Tidak Terlalu Besar

Frozen Food terbilang sebagai salah satu makanan harga terjangkau dan stabil. Tentu saja hal tersebut merupakan kelebihan karena Frozen Food terbilang hemat modal jika dijadikan sebagai produk jualan.

c. Produk Cenderung Tahan Lama

Sudah menjadi sebuah rahasia umum apabila beberapa produk Frozen Food memiliki ketahanan yang cukup lama, dengan catatan disimpan secara tepat. Jadi intensitas stok barang tidak terlalu sering.

d. Potensi Pembeli Partai Besar

Banyak masyarakat berpikir untuk membeli banyak persediaan frozen food di rumah karena ketahanannya. Tentu saja hal tersebut menjadi kelebihan dimana akan ada momen produk banyak terjual.

e. Memiliki Banyak Varian Produk

Frozen Food memiliki banyak varian produk yang beredar di pasaran. Banyaknya varian tersebut dapat menjadi sebuah kelebihan karena masyarakat dapat memilih secara leluasa sehingga tidak mudah jenuh.

f. Tidak Membutuhkan Banyak Peralatan

Bisnis Frozen Food memang jadi salah satu jenis usaha yang tidak membutuhkan banyak peralatan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Anda hanya membutuhkan mesin pendingin atau Freezer saja.

g. Minim Biaya Depresiasi

Minimnya peralatan bisnis juga meminimalisir adanya pengeluaran untuk biaya perbaikan. Dengan demikian, modal dapat dialokasikan pada kebutuhan lain yang sekiranya berpotensi menunjang bisnis.

h. Bisnis dengan Pemasaran Fleksibel

Bisnis Frozen Food memiliki kelebihan lain, yaitu dalam hal pemasarannya. Tidak hanya dijual melalui gerai atau toko, pemasaran juga dapat dilakukan melalui beberapa marketplace online.

i. Bukan Produk Musiman

Perlu diingat bahwasanya Frozen Food bukanlah makanan musiman. Bisnis akan tetap berjalan karena permintaan akan makanan beku satu ini selalu datang. Jadi hal tersebut merupakan kelebihan lain.

j. Sudah Memiliki Pangsa Pasar

Promosi atau membangun branding dalam bisnis Frozen Food tidak begitu sulit untuk dilakukan. Pasalnya jenis makanan ini terbilang praktis sehingga banyak penikmatnya dari berbagai kalangan.

2. Kelemahan Frozen Food sebagai Bisnis

a. Bisnis dengan Tingkat Persaingan Tinggi

Dibalik beberapa kelebihannya, bisnis Frozen Food juga memiliki kelemahan terutama dalam hal persaingan. Perlu diingat bahwa bisnis ini mudah dirintis, jadi jangan heran apabila banyak orang juga tertarik memanfaatkan peluang tersebut.

b. Ketahanan Produk Bergantung Pada Freezer

Proses pengawetan Frozen Food sangat bergantung pada mesin pendingin atau Freezer. Tanpa alat tersebut, maka produk berpotensi mengalami penurunan kualitas dan kadaluarsa lebih cepat.

c. Sangat Bergantung Pada Daya Listrik

Freezer termasuk sebagai salah satu peralatan yang membutuhkan listrik bertenaga besar. Imbasnya akan terlihat pada tagihan listrik yang membengkak dari waktu ke waktu. Tentu tagihan tersebut menjadi kelemahan dari bisnis frozen food.

d. Waktu Re-Stock Tidak Dapat di Prediksi

Semakin awet suatu produk, maka akan semakin lama pula masa stok ulang barang pada gudang persediaan. Hal tersebut bisa menjadi kelemahan karena manajemen persediaan tidak dapat dilakukan secara akurat.

e. Frozen Food Terhitung Sebagai Junk Food

Sudah bukan rahasia lagi apabila frozen food masuk dalam kategori junk food. Isu kesehatan akan sangat berpengaruh pada hasil penjualan kendati peminatnya masih banyak. Tentunya kerentanan akan isu tersebut menjadi satu kelemahan tersendiri.

f. Adanya Potensi Kadaluwarsa Terselubung

Karena Frozen Food tahan lama, maka banyak pelaku usaha cenderung tak acuh dengan waktu kadaluwarsa. Alhasil, produk jualan mengalami penurunan kualitas sehingga tidak dapat dipasarkan.

Mengantisipasi Risiko Bisnis Frozen Food

Mengantisipasi Risiko Bisnis Frozen Food

Melihat dari pembahasan sebelumnya, ternyata kelemahan dari suatu bisnis Frozen Food cukup banyak. Namun anda dapat melakukan berbagai upaya agar kelemahan bisnis frozen food dapat ter-cover. Berikut beberapa langkah antisipasi risiko pada sebuah bisnis Frozen Food.

1. Lakukan Inovasi Lebih Dibandingkan Pesaing

Ketatnya persaingan dalam bisnis frozen food tentu harus disiasati dengan sebuah strategi. Salah satunya adalah melakukan berbagai inovasi agar bisnis tersebut berbeda dari para pesaing.

2. Alokasikan Dana untuk Perbaikan Peralatan

Freezer adalah peralatan terpenting dalam menjaga ketahanan produk. Jadi silahkan alokasikan sebagian modal sebagai persiapan manakala terjadi kendala pada mesin.

3. Alokasikan Dana untuk Tagihan Listrik

Listrik juga menjadi pengeluaran terbesar selama kegiatan operasional berlangsung. Sebisa mungkin masukan tagihan listrik ini dalam daftar alokasi dana pada bisnis frozen food.

4. Lakukan Kontrol Persediaan Setiap Waktu

Melakukan pengawasan terhadap kualitas produk memang sudah menjadi tanggung jawab dari seorang penjual frozen food. Jangan sampai anda melewatkan upaya tersebut guna menghindari kerugian.

5. Tekankan Nilai Gizi dalam Produk

Dibalik statusnya sebagai Junk Food, makanan beku satu ini juga tidak terlepas dari nilai gizinya. Silahkan tekankan poin tersebut sebagai sarana promosi guna meningkatkan penjualan.

Kesimpulan

Setelah membaca tentang beberapa kelebihan dan kelemahan bisnis frozen food di atas, tentunya anda sudah mampu mempertimbangkannya secara matang. Selalu buat rencana dalam mengantisipasi risiko.

Apabila dikemudian hari anda ingin menjalankan sebuah usaha kemitraan, maka silahkan kunjungi pembahasan kami tentang Kemitraan Usaha Frozen Food sebagai sarana penambah wawasan.

Ari

Layanilah orang tuamu seperti raja, maka rezekimu juga akan menjadi seperti raja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.