Crypto

Apa Itu Delisting Crypto? Penyebab & Dampak Pada Aset

Trikves.com – Meskipun saat ini ada banyak orang yang sudah terjun langsung dalam investasi trading cryptocurrency. Kenyataannya tidak sedikit pula dari mereka yang masih bingung ketika mendengar istilah-istilah asing dalam bermain cryptocurrency.

Oleh karena itu, tidak bosan-bosannya kami selalu menyampaikan bahwa memahami istilah dalam trading crypto menjadi hal penting sebagai pondasi awal ketika kalian ingin mulai terjun langsung bermain trading crypto.

Nah bicara tentang istilah-istilah di dalam bermain cryptocurrency. Lantas apa sih yang dimaksud dengan Delisting Crypto. Serta apa penyebab dan juga dampak buruk pada aset crypo yang terkena dampak delisting?.

Untuk kalian yang masih awam dan mungkin baru mulai belajar tentang dunia cryptocurrency. Penjelasan tentang apa itu delisting crypto yang akan kami sampaikan mungkin akan bisa menjadi penjelasan menarik.

Apa Itu Delisting Crypto?

Apa itu delisting crypto mungkin menjadi salah satu pertanyaan yang belakangan ini muncul setelah salah satu aset blockchain Terra Luna secara resmi telah dihentikan perdangangannya di exchange Indodax.

Lantas apa yang dimaksud dengan delisting crypto? singkatnya delisting crypto adalah penghapusan sebuah aset dari bursa aset crypto. Dalam beberapa kasus, sebuah aset digital cryptocurrency dapat dihapus dengan berbagai macam alasan.

Penghapusan yang dilakukan setidaknya akan dapat membuat dampak buruk bagi kemajuan aset tersebut di bursa. Meskipun begitu, bukan berarti penghapusan ini akan membuat aset sama sekali tidak bisa diperjualbelikan.

Karena penghapusan aset crypto dari sebuah exchange akan tetap masih membuka peluang untuk aset tersebut tetap dapat diperdagangkan baik dengan car bebas (OTC) maupun melalui exchange lain.

Penyebab Delisting Aset Crypto

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, penghapusan aset crypto dari exchange atau delisting ini banyak sekali penyebabnya dan bahkan mungkin tidak akan sama antara satu aset dengan aset lainnya.

Lantas apa saja penyebab-penyebab delisting aset crypto tersebut? nah setelah kalian mengetahui apa itu delisting crypto seperti di atas trikves.com sampaikan. Berikut ini adalah beberapa penyebab utama sebuah aset crypto di hapus dari bursa.

1. Adanya Pelanggaran Keamanan

Menjadi salah satu aset digital yang memang tidak pernah ada fisiknya, cryptocurrency selalu mengutamakan sistem keamanan pada semua aset agar tetap dapat berjalan sesuai dengan syarat ketentuan bursa crypto.

Nah delisting atau penghapusan sebuah aset dari market exchange sendiri sering terjadi karena terdapat pelanggaran terkait sistem keamanan dari aset tersebut. Maka tidak heran apabila ditemukan kerentanan / ambiguitas teknis.

Delisting merupakan salah satu hal yang harus dilakukan agar semua aset keamanan yang ada tidak terkena dampak buruk.

2. Tidak Patuh Terhadap Persyaratan Listing

Selain karena masalah pelanggaran keamanan, penghapusan aset kripto dari exchange juga terjadi ketika tim developer aset sama sekali tidak mematuhi persyaratan listing. Karena umumnya setiap bursa manapun memiliki persyaratan tertentu.

Nah kegagalan dalam memenuhi persyaratan listing tersebutlah yang menjadi penyebab lain delisting crypto. Adapun salah satu persyaratan penting listing sendiri adalah kepatuhan terhadap sistem keamanan seperti kami sampaikan.

Termasuk didalamnya adalah keamanan jaringan, komunikasi eksternal antara bursa dan juga tim developer aset digital tersebut.

3. Volume & Likuiditas Rendah

Kemudian penyebab lain delisting crypto yaitu volume dan juga likuiditas yang dimiliki sebuah aset cryptocurrency terlalu rendah. Bahkan sampai dengan saat ini setidaknya sudah ada begitu banyak bursa yang melakukan delisting pada beberapa aset karena hal ini.

Pasalnya bila kita melihat tujuan utama crypto exchange sendiri adalah melakukan ekstraksi terhadap biaya trading serta beberapa biaya-biaya lainnya kepada pengguna bursa aset crypto ketika melakukan penjualan maupun pembelian aset.

Dimana setiap kali transaksi dilakukan, akan terdapat insentif yang masuk untuk mendukung perkembangan aset tersebut termasuk untuk membuat trading volume semakin tinggi sekaligus membuat likuiditas meningkat.

Namun jika transaksi yang dilakukan tidak begitu banyak, maka otomatis likuiditas dan juga volume akan mengerucut dan mengecil. Dan hal ini akan dapat membuat bursa langsung melakukan delisting crypto.

4. Kegagalan Sistem Blockchain Aset

Sebuah aset digital cryptocurrency akan selalu memanfaatkan sistem blockchain sebagai ujung tombak perjalanannya. Namun belajar dari kasus Terra Luna yang baru-baru ini mendapatkan delisting dari Indodax.

Kita sadar bahwa kegagalan pada sistem Blockchain aset juga sangat berpengaruh terhadap kemajuan aset. Dengan adanya kegagalan sistem blockchain inilah yang nantinya akan membuat perjalanan dan pengembangan serta pertumbuhan aset tidak akan berjalan lancar.

Dan apabila dilanjutkan, otomatis ini akan dapat membahayakan para pemilik aset tersebut termasuk kalian yang memilikinya. Oleh karena itulah ketika memiliki aset crypto pada coin yang akan di delisting segera lakukan penjualan agar aman.

5. Permintaan Penutupan dari Perusahaan

Dan alasan terakhir delisting crypto dari pasar bursa adalah permintaan langsung dari perusahaan atau tim developers karena memang mereka melihat tidak adanya perkembangan pada kemajuan aset.

Atau bahkan karena terdapat kendala-kendala lain yang memang dapat mengakibatkan sistem keamanan bursa terganggu.

Dampak Aset Crypto Delisting

Nah setidaknya itulah tadi beberapa alasan atau penyebab utama delisting crypto yang mungkin selama ini kalian pertanyakan. Lantas apa sih dampak buruk aset crypto yang terkena delisting / penghapusan dari bursa?.

Bicara tentang dampak buruk, yang pasti ada beberapa dampak atau efek terjadi ketika sebuah exchange melakukan penghapusan aset tersebut. Nah beberapa dampak buruk yang kami maksud tersebut antara lain:

  • Hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap projek / aset tersebut.
  • Hilangnya kredibilitas dari projek tersebut.
  • Sulit mendapatkan tempat di exchange lain ketika memang delisting dilakukan karena ketidakpatuhan terhadap persyaratan listing.

Lantas apakah setelah delisting crypto tersebut terjadi pada sebuah projek akan membuatnya tidak bisa lagi masuk ke bursa?. Secara garis besar hal ini masih bisa dibilang 50:50.

Karena meskipun setelah aset kripto dihapus dari bursa setidaknya perdagangan aset terkena dampak delisting juga bisa dilakukan dengan melalui metode perdagangan bebas / OTC.

Namun sekali lagi kami sampaikan, jika kalian memiliki aset yang terdengar akan mendapatkan delisting sebaiknya segera jual aset tersebut agar kerugian tidak membesar.

Kesimpulan

Nah itulah kiranya penjelasan lengkap tentang apa itu delisting crypto serta penyebab dan juga dampak buruk yang terjadi pada sebuah crypto apabila terkena delisting dari bursa / dari exchange.

Apakah sampai disini kalian sudah bisa memahaminya? jika sudah kami rasa cukup sekian informasi yang dapat trikves.com sampaikan. Jika masih ada pertanyaan silahkan tinggalkan pada kolom komentar atau hubungi langsung kami melalui menu kontak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.